Makanan Khas Jambi yang Dijamin Enak

Di Sumatera, makanan khas yang ada memang begitu beragam, termasuk Jambi. Daerah yang terkenal dengan Batanghari Sembilannya itu juga memiliki keanekaragaman kuliner yang dijamin kenikmatannya. Apalagi, Jambi yang kental dengan budaya Melayu menjadikan makanan khas di sana juga erat dengan kuliner bercita rasa rempah khas Melayu.

Jika kebetulan kalian berencana ke Jambi untuk keperluan apapun, jangan sampai melewatkan untuk mencicipi sensasi kenikmatan makanan khas Jambi. Berikut 20 daftar makanan yang dimaksud.

Makanan Khas Jambi

1. Gulai Tepek Ikan

Gula tepek ikan
Gula tepek ikan via travel.tibunnews

Sebagai daerah yang kaya akan sumber daya sungai terutama ikan, tak heran jika Jambi kaya akan makanan dari olahan ikan. Gulai Tepek Ikan menjadi salah satu buktinya. Makanan khas Jambi ini biasanya disajikan saat pesta adat, kenduri, atau sebagainya. Namun di hari biasa juga kerap dijadikan lauk untuk makan.

Tepek yang dipakai pada nama makanan ini artinya adalah memipihkan atau memadatkan. Dinamakan demikian karena memang ikan akan dipipihkan dahulu sebelum dimasak. Ikannya sendiri biasanya menggunakan jenis ikan gabus. Proses pemasakannya adalah dengan membumbui ikan yang sudah di tepek dengan bawang putih dan adonan tepung sagu. Barulah ikan dimasak dengan kuah gulai santan. Tambahan lain seperti potongan nanas, tomat, dan daun kemangi juga ditambahkan sebagai penambah aroma dan cita rasa.

2. Gulai Terjun

Gulai terjun
Gulai terjun via twitter/@rahung

Selain Gulai Tepek Ikan, Jambi juga punya Gulai Terjun. Berbeda dengan Gulai Tepek yang memakai daging ikan, Gulai Terjun menggunakan daging sapi, kerbau, atau kambing. Hal lain yang cukup berbeda adalah kuah pada Gulai Terjun tidak sekental kuah gulai pada umumnya meskipun sama-sama memakai santan.

Secara cita rasa, Gulai Terjun jelas memiliki kekayaan rasa rempah. Gurihnya kuah gulai yang menyerap di lembutnya daging adalah perpaduan yang sangat cocok. Apalagi, biasanya Gulai Terjun memakai tambahan umbut kelapa sehingga tekstur yang dirasakan di mulut semakin kaya.

3. Kerutup Ikan

Kerutup ikan
Kerutup ikan via pelangiweb.blogspot.com

Kerutup Ikan, bukan kerupuk ikan. Ya, makanan khas Jambi ini punya nama yang cukup unik. Ini adalah makanan yang juga merupakan olahan dari ikan air tawar seperti ikan gurame, ikan nila, dan ikan mas. Penyajiannya cukup sederhana tapi sangat menggoda untuk dijadikan lauk makan bersama nasi hangat.

Kerutup Ikan dibuat dengan membalur ikan dengan bumbu halus, garam, merica, dan air asam jawa untuk kemudian didiamkan selama 30 menit. Barulah kemudian ikan ditambahkan tomat, daun bawang, dan duan kemangi lalu dibungkus daun pisang. Barulah kemudian ikan digoreng dengan api kecil hingga masak.

4. Nasi Gemuk

Nasi Gemuk
Nasi Gemuk via sporturism.id

Daerah di sekitaran Sumatera atau Melayu tentu sudah sangat akrab dengan Nasi Gemuk atau di Malaysia disebut Nasi Lemak dan disebut Nasi Uduk di Jawa. Ya, Nasi Gemuk sama seperti Nasi Lemak dan Nasi Uduk, yaitu beras yang dimasak dengan campuran santan sehingga menghasilkan nasi yang gurih. Orang Sumatera mengartikan gurih dengan kata gemuk karena rasanya yang berisi atau kaya.

Tak hanya dengan santan, dalam pembuatan Nasi Gemuk juga ditambahkan daun pandan, daun salam, dan daun jeruk agar aromaya lebih harum dan rasanya lebih menggoda lidah. Untuk lauknya, biasanya Nasi Gemuk ditemani dengan ayam goreng, telur rebus, orek kering tempe, bihun, dan yang tak boleh ketinggalan yaitu sambal. Kerupuk dan bawang goreng juga ditambahkan sebagai pelengkap kenikmatan Nasi Gemuk khas Jambi ini.

Baca   Makanan Khas Makassar Penggoyang Lidah

5. Rambutan Goreng

Durian goreng
Durian goreng via vebma.com

Ada yang pernah mencoba buah rambutan di goreng? Ternyata, orang Jambi biasa melakukannya. Daging Buah Rambutan yang cenderung berair ternyata cocok juga untuk digoreng dan dijadikan cemilan. Namun tentu penggorengannya tidak langsung buah rambutan di masak di minyak melainkan ada prosesnya dahulu.

Daging Buah Rambutan cukup dipisahkan dari biji lalu dipotong sesuai ukuran yang diinginkan. Lalu, daging Buah Rambutan dicampur dengan adonan tepung terigu, vanili, dan garam. Barulah kemudian adonan Buah Durian digoreng hingga matang. Rasanya tentu unik karena gurihnya gorengan berpadu dengan manisnya rambutan.

6. Dodol Nanas

Dodol nanas
Dodol nanas via omiyago.com

Dodol bukan hanya makanan khas Garut, loh. Di beberapa daerah lain, dodol juga menjadi kuliner khasnya, Jambi salah satunya. Di Negeri Batang Hari Sembilan ini, Nanas menjadi salah satu komoditi yang cukup banyak diprodukasi. Karenanya, olahan nanas cukup banyak ditemui salah satunya dijadikan bahan untuk dodol.

Dodol Nanas khas Jambi dibuat sama seperti dodol pada umumnya. Hanya saja penambahan nanas dalam campuran tepung menjadi pembedanya. Di masak dalam waktu yang lama, dodol yang dihasilnya akan bertekstur kenyal dan legit. Rasa asam manis dari Buah Nanas akan sangat kuat terasa sehingga terasa sensasi yang segar.

7. Kue Padamaran

Kue padamaran
Kue padamaran via travelingyuk.com

Makanan khas Jambi yang sangat otentik bernama Kue Padamaran ini adalah bukti kekayaan budaya di sana. Kue yang sudah dikenal sejak nenek-moyang orang Jambi ini memiliki kelezatan dari cita rasanya yang gurih namun juga manis. Semua tak lepas dari bahan yang digunakan untuk pembuatannya.

Kue Padamaran berbahan dasar tepung beras. Penggunaan santan menjadikannya gurih dan lembut. Selain itu, ada juga tambahan kinca gula merah yang menjadikan ada cita rasa manis yang melezatkan. Warna hijau pada Kue Padamaran sendiri bukan dari pewarna buatan melainkan dari penggunaan air daun suji.

8. Cumi Cah Kangkung

Cumi cah kangkung
Cumi cah kangkung via gedubar.com

Meskipun terdengar seperti makanan lauk biasa, tetapi ternyata di Jambi, Cumi Cah Kangkung adalah makanan tradisional yang digemari oleh banyak orang. Seperti namanya, makanan khas Jambi  ini memang berbahan dasar cumi dan kangkung. Cara pembuatannya juga sama seperti cah kangkung biasa dimana kangkung ditumis bersama aneka bumbu seperti cabai dan bawang. Hanya saja, cah kangkung yang masih ditumis, ditambahi dengan daging cumi segar lalu dimasak hingga matang. Cumi Cah Kangkung ini sangat digemari sebagai lauk untuk makan siang ataupun makan malam.

9. Kue Kubang Boyo

Kue kubang boyo
Kue kubang boyo via topikuliner.blogspot.com

Nama makanan khas Jambi ini adalah Kue Kubang Boyo yang bisa diartikan sebagai Kue Punggung Buaya. Mengapa dinamakan demikian? Ternyata bukan karena kue ini menggunakan bahan dari daging atau kulit buaya, melainkan karena jika dilihat, tampilan kue ini mirip seperti punggung atau bagian atas buaya yang menyembul dari permukaan air.

Kue Kubang Boyo memang berbentuk cukup unik. Kue yang biasa juga disebut Kue Oak Ipuk atau Kue Anak Buaya ini terbuat dari tepung ketan yang dicampur dengan pasta pandan. Adonan ini kemudian diberi isian berupa gula merah dan kelapa parut dan dibentuk seperti pistel. Setelah dikukus, kue disajikan  di dalam wadah mangkok dan diberi tambahan santan atau fla sehingga setengah bagian kue terendam.

10. Sup Tulang

Sup tulang
Sup tulang via resepnusantara.id

Makanan khas Jambi ini merupakan pilihan bagi pecinta makanan berkuah sejenis sup. Meskipun namanya Sup Tulang, tapi bukan berarti isinya hanya tulang saja. Tulang yang dimaksud adalah tulang iga sapi yang masih menempel daging-daging pada tulangnya. Sensasi melepaskan daging dari tulang itulah yang menjadikan pengalaman makan menjadi lebih menyenangkan.

Baca   Makanan Khas Lampung yang Enak dan Wajib di Coba

Hal lain yang juga menjadikannya spesial adalah kuah supnya. Kuah bening yang dipakai menggunakan aneka bumbu seperti jahe, kapulaga, kayu manis, daun salam, daun sereh, garam, gula, dan bumbu halus dari bawang merah, bawang putih, lada, serta pala. Sebelum di masukkan dalam kuah sup untuk direbus, Tulang Iga-nya sendiri sudah ditumis dahulu dengan bumbu halus.

11. Pempek Sambal

Pempek sambal
Pempek sambal via cookpad.com

Jika mendengar kata Pempek, pasti yang teringat adalah makanan dari Palembang. Tapi di daerah luar Palembang seperti Jambi juga punya pempek. Apalagi secara alam, baik Palembang ataupun Jambi memiliki kemiripan karena dilalui sungai besar. Nah, bedanya Pempek Jambi dengan Pempek Palembang adalah dari pemakaian sambal.

Jika di Palembang, pempek menggunakan kuah cuko. Maka di Jambi, ada yang namanya Pempek Sambal. Makanan khas Jambi ini menggunakan olahan pempek pada umumnya namun bisa tanpa ikan. Jadi, bahannya cukup tepung sagu dan tepung terigu yang dicairkan lalu diuleni. Kemudian tambahkan daun bawang, garam, dan kaldu bubuk untuk terus diuleni dan dibentuk seperti koin tebal. Barulah pempek di goreng. Setelah matang pempek dicampur dengan sambal yang merupakan campuran dari bawang merah, bawang putih, dan cabai. Kemudian, goreng kembali dengan menambahkan daun kunyit dan daun jeruk.

12. Otak-Otak

Otak otak
Otak otak via cookpad

Seperti yang sudah dikatakan, Jambi sebagai daerah sungai tentu kaya dengan sumber daya ikan air tawar. Selain pempek, otak-otak adalah contoh olahan lain yang memanfaatkan ikan air tawar tersebut. Otak-otak khas Jambi memiliki porsi daging ikan yang banyak sehingga setiap gigitannya akan sangat nikmat, alias tidak seperti memakan tepung saja. Otak-otaknya juga lebih berisi dan ditambah dengan aroma bakaran dari daun pisang, menjadikannya sangat khas.

Otak-otak Jambi biasanya disajikan dengan saos bumbu kacang atau sambal cabai. Tetapi karena di Jambi juga banyak pempek dan penjual otak-otak seringkali sama dengan penjual Pempek, maka ada juga yang biasa memakan Otak-otak dengan kuah cuko untuk Pempek. Keduanya sama-sama enak dengan sensasinya sendiri.

13. Bolu Kojo

Bolu kojo
Bolu kojo via sajiansedap.grid.id

Bolu Kojo adalah kudapan yang cocok dimakan bersama teh atau kopi panas. Bolu Kojo ini selain di Jambi, sebenarnya juga banyak dijumpai di daerah lain sekitaran Sumatera seperti Sumatera Selatan dan Riau. Bolu Kojo sendiri merupakan bolu yang dibuat dari bahan utama berupa telur ayam, santan, dan tepung terigu. Bahan-bahan ini dicampur bersama gula pasir dan garam untuk kemudian dimasak di oven hingga matang. Penambahan air daun suji dalam adonan sebelum dimasak akan memberikan warna hijau pada Bolu Kojo.

Bolu Kojo memiliki tekstur yang sangat lembut dan cukup berair. Cita rasanya cukup manis namun ada sensasi gurih dari pemakaian santan. Bolu Kojo ini biasa disajikan saat lebaran atau hajatan.

14. Tempoyak

Tempoyak
Tempoyak via makananoleholeh.com

Sebagaimana daerah lain di sekitaran Sumatera dan Kalimantan, Jambi juga punya olahan durian yang biasa dikenal dengan nama Tempoyak. Makanan khas Jambi ini terbuat dari fermentasi buah durian. Biasanya buah durian yang dipakai adalah yang sudah benar-benar matang agar lebih cepat di fermentasi.

Proses pembuatan tempoyak sebenarnya mudah hanya saja butuh waktu beberapa hari. Daging buah durian yang sudah sangat matang dan sangat lembut dipisahkan  dari bijinya. Lalu daging durian disimpan dalam wadah tertutup beberapa hari hingga terfermentasi. Aroma durian yang sudah kuat, akan semakin tercium aroma asam ketika sudah siap dikonsumsi.

Biasanya, tempoyak akan dijadikan bahan tambahan untuk sambal. Sambal juga bisa dicampur dengan pete atau bahan lainnya sehingga sangat cocok dijadikan lauk makan. Tempoyak juga bisa ditambahkan untuk bumbu pepes ikan.

15. Daging Masak Hitam

Daging masak hitam
Daging masak hitam via bango.co.id

Makanan khas Jambi memang sangat beragam. Selain ikan, daging juga kerap dijadikan hidangan yang nikmat. Salah satunya adalah Daging Masak Hitam. Secara tampilan, Daging Masak Hitam mirip dengan semur daging khas Betawi karena memiliki kuah yang hitam pekat. Namun tentu akan ada perbedaan rasa antara Daging Masak Hitam Jambi dengan semur daging.

Baca   Makanan Khas Aceh yang Menggoda Selera

Daging Masak Hitam menggunakan bahan utama berupa daging sapi has dalam. Bahan lainnya adalah kelapa sangrai, jintan, adas manis, ketumbar, kayu manis, pala bubuk, lada putih bubuk garam, santan, dan kecap manis. Sedangkan untuk bumbu halus terdiri dari bawang merah, bawang putih, kemiri, jahe, lengkuas, dan batang serai.

16. Kue Putri Kandis

Kue Putri Kandis v
Kue Putri Kandis via makananoleholeh.com

Kue Putri Kandis adalah salah satu kudapan berupa kue basah khas Jambi. Kue ini namanya terbilang unik, seunik tampilan dan cita rasanya. Dinamakan putri mungkin karena tampilannya yang cantik yaitu terdiri dari lapisan warna seperti hijau, kuning, dan cokelat. Warna-warna ini menggunakan pewarna alami sehingga aman untuk dikonsumsi.

Kue Putri Kandis menggunakan bahan dasar berupa kuning telur. Jumlahnya juga cukup dominan sekitar 15 butir untuk satu loyangnya sehingga kue menjadi lebih lembut. Bahan lain yang dipakai adalah gula, krim kental manis, tepung terigu, santan, cokelat bubuk, margarin, vanila, air daun suji, dan garam. Proses pembuatannya bertahap dari laposan satu ke lapisan lainnya.

17. Kue Gandus

Kue Gandus
Kue Gandus via makananoleholeh.com

Makanan khas Jambi lainnya yang berupa jajanan pasar adalah Kue Gandus. Kue yang juga bisa ditemui di daerah lain disekitaran Sumatera ini merupakan jenis kue basah. Memiliki warna putih, bagian atas kue yang berukuran kecil ini diberi taburan ebis, daun bawang, bawang goreng, dan irisan tipis cabai. Ya, meskipun namanya kue, ternyata topingnya cukup unik karena berupa bahan masakan dapur.

Adonan Kue Gandus terdiri dari campuran tepung beras, tepung sagu, garam, dan santan. Adonan ini juga dicampur dengan bumbu halus seperti bawang putih, bawang merah, dan cabai. Kemudian, kue dimasukkan ke mangkuk kecil untuk kemudian dikukus sampai matang. Setelah matang, barulah Kue Gandus diberi toping seperti yang sudah dijelaskan di atas.

18. Kue Srikaya

Srikaya
Srikaya via gotravelly

Sebagai salah satu makanan khas Jambi, Kue Srikaya pantas dijadikan pilihan untuk dicoba. Kue ini adalah berupa hidangan srikaya yang dibuat dari bahan telur bebek, santan, gula pasir, dan garam yang dicampur selama proses pemasakan hingga mendidih. Kemudian ditambahkan daun pandan sebagai bahan pewarna. Cairan Kue Srikaya lalu dikukus hingga matang.

Kue Srikaya bisa disantap langsung sebagai pencuci mulut, atau bisa juga dimakan dengan tambahan ketan putih. Cita rasa gurih dari ketan berpadu dengan manisnya kue srikaya adalah perpaduan yang menarik. Secara tekstur juga sangat cocok di mulut.

19. Kue Burgo

Kue Burgo
Kue Burgo via tutiadiwiryarecipe.blogspot.com

Kue Burgo terbuat dari adonan tepung terigu dan sagu. Kue lalu dibuat seperti dadar gulung. Penyajian Burgo adalah dengan disiram kuah santan yang gurih. Tekstur dari lembutnya burgo berpadu dengan gurihnya kuah santan adalah perpaduan komplit yang cocok untuk sarapan. Jika ingin lebih pedas, cukup ditambahkan dengan sambal.

20. Gulai Patin

Gulai Patin
Gulai patin via gardens-tips.blogspot.com

Makanan khas Jambi yang terakhir adalah Gulai Patin. Ikan sungai sejenis Patin memang banyak ditemui di perairan sungai Sumatera sehingga kerap dijadikan pilihan bahan untuk makanan, seperti gulai. Gulai Patin khas Jambi memiliki cita rasa yang kaya karena bumbu rempahnya yang kuat. Semakin spesial lantaran Gulai Patin juga biasanya menggunakan tempoyak sebagai bumbu utama.

Leave a Comment