Makanan Khas Bandung Yang Enak

Tak ada yang bisa memungkiri bahwa Bandung adalah surganya wisata kuliner. Warga dari kota berjuluk Paris Van Java ini seperti tak pernah kehabisan ide untuk menghadirkan kreasi-kreasi hidangan baru.

Tapi tak hanya makanan kreasi baru yang menjadi andalan Bandung, ragam makanan khasnya juga tak bisa dipandang sebelah mata. Kenikmatan cita rasa tradisional Bandung ini sudah terkenal seantero negeri dan memiliki banyak penggemar.

Dari segudang makanan khas yang dimiliki , yuk! kita jelajahi 20 makanan khas Bandung. Semuanya dijamin menggoda selera. Sst… Jangan ngiler, ya.

Makanan Khas Bandung

1. Mie Kocok Bandung

Makanan Khas Bandung - Mie Kocok
Mie Kocok Bandung – via instagram.com/babafoodgram

Semua pasti tahu dengan makanan khas Bandung satu ini. Ya, Mie Kocok, adalah salah satu top list dalam jajaran makanan khas Bandung yang populer. Dinamakan Mie Kocok lantaran proses memasaknya yaitu dengan dikocok atau diaduk sebelum disajikan.

Jenis mie yang digunakan untuk Mie Kocok adalah mie tepung biasa namun berbentuk lebih pipih. Biasanya mie dilengkapi dengan kikil sapi, sayuran, dan tauge. Sedangkan kuahnya adalah kuah kaldu yang sedikit lebih kental dibanding kuah mie biasa.

Untuk mendapatkan Mie Kocok sangat mudah karena banyak yang menjajakannya di semua wilayah Bandung. Ada yang berupa warung tenda kaki lima, warung toko, hingga restoran mewah. Bagi yang ingin merasakan Mie Kocok yang legendaris juga bisa mencarinya di beberapa lokasi seperti di sekitaran Jalan Ahmad Dahlan.

2. Karedok

makanan khas bandung Karedok
Karedok

Karedok juga menjadi salah satu makanan khas Bandung yang sangat terkenal. Layaknya Salad, Karedok merupakan makanan sehat karena bahan utamanya adalah aneka jenis sayuran. Banyak juga orang yang masih bingung antara Karedok dengan pecel sayur dan lotek. Padahal ketiganya memiliki perbedaan terutama dari isian sayur dan pengolahan sayurnya itu sendiri antara di rebus dahulu atau tidak.

Pada Karedok, sayuran yang digunakan merupakan sayuran mentah seperti kol, tauge, kemangi, ketimun, dan kacang panjang. Sayuran yang sudah dipotong-potong ini lalu disajikan di dalam piring atau diatas daun pisang dan disiram dengan bumbu kacang. Bumbu kacangnya sendiri terbuat dari kacang tanah, cabai merah, bawang putih, kencur, air asam, gula jawa, garam, dan terasi yang diulek hingga halus.

3. Lotek

Makanan Khas Bandung - Lotek
Lotek – via DetikFood

Bersaudara dengan Karedok dan Pecel Jawa, makanan khas Bandung bernama Lotek juga bisa dikatakan Salad-nya orang Sunda. Bahan utama Lotek juga berupa aneka sayuran seperti kol, tauge, kacang panjang, dan lain sebagainya. Namun, sayuran ini direbus dahulu sebelum disajikan. Selanjutnya, sayuran rebus tersebut disajikan dalam piring atau daun pisang dan disiram dengan soas kacang.

Bahan lain seperti tahu, telur, dan potongan lontong juga bisa dipakai sebagai tambahannya. Selain sayur yang direbus dahulu, pembeda antara Lotek dan Karedok adalah saos kacangnya. Pada Lotek, soas kacangnya cenderung lebih manis. Makanan Khas Bandung ini cocok dimakan baik untuk makan siang ataupun malam.

4. Kupat Tahu

Makanan Khas Bandung - Kupat Tahu
Kupat Tahu – via detikFood

Seperti namanya, Kupat Tahu memang makanan berbahan Kupat atau Ketupat dan Tahu. Tapi tak hanya kedua bahan itu, Makanan Khas Bandung ini juga ditambah dengan toge rebus lalu disiram saos kacang atau petis. Sebagai penambah cita rasa, bisa ditambahkan pula kecap dan sambal sesuai selera. Jangan lupa, kerupuk menjadi pelengkap yang menjadikan Kupat Tahu semakin nikmat.

Baca   Bingkai Foto Terbaik Untuk Hiasan Ruangan

Kupat Tahu sendiri biasanya dijadikan makanan untuk sarapan karena terbilang simpel namun cukup mengenyangkan. Jika kalian ingin merasakan kupat tahu tak akan kesulitan menemukannya karena banyak penjual Kupat Tahu di Bandung. Beberapa penjual bahkan sudah legendaris dan terkenal, salah satunya seperti yang ada di kawasan Pasar Gempol.

5. Seblak

Makanan Khas Bandung - Seblak
Seblak – via Grid.id

Tengah naik daun, Seblak menjadi salah satu makanan khas Bandung yang wajib dicoba ketika kalian menyambangi Kota Parahyangan. Meskipun hampir di semua kota di Indonesia ada penjual Seblak Bandungnya sendiri, tetapi Seblak yang benar-benar dimakan dari Bandung dipercaya memiliki cita rasa yang lebih nikmat.

Seblak adalah makanan yang terbuat dari kerupuk yang belum di goreng. Kerupuk ini direbus bersama bumbu pedas dan telur. Bumbu ini biasanya terdiri dari cabai, bawang putih, garam, dan kencur yang dihaluskan. Sedangkan isiannya bisa ditambahkan dengan bahan lain sesuai selera seperti mie, makaroni, sosis, bakso, suwiran ayam, ceker, dan sayuran.

Ada dua pilihan sajian Seblak yaitu kering dan basah. Level atau tingkat kepedasannya juga bisa disesuaikan dengan kemampuan. Namun seblak yang pedas adalah primadona yang paling banyak diburu.

6. Ulukutek Leunca

Makanan Khas Bandung - Ulukutek leunca
Ulukutek leunca – via genpi.co

Jika ketiga makanan diatas sudah sangat terkenal. Bagaimana dengan Ulukutek Leunca? Makanan khas Bandung ini mungkin belum begitu terkenal bagi orang yang tidak berada di Bandung atau Jawa Barat. Padahal, makanan khas Bandung ini juga sangat nikmat dan bercita rasa otentik Sunda.

Ulukutek Leunca adalah campuran antara oncom dan buah leunca yang dimasak dengan bumbu rempah. Makanan ini memiliki rasa gurih, sedikit pahit, dan pedas. Rasanya yang unik ini sangat cocok dijadikan lauk untuk dimakan bersama nasi dan lauk lainnya.

7. Cuanki

Makanan Khas Bandung - Cuanki
Cuanki – via instagram.com/zakyakbar

Makanan khas Bandung yang biasanya dijadikan jajanan ini adalah campuran aci goreng, siomay, bakso, dan pangsit yang disiram dengan kuah kaldu bening. Bisa dikatakan tampilan Cuanki mirip dengan bakso tetapi isiannya lebih beragam sehingga sensasi makannya akan lebih kaya.

Sebagai makanan kuah hangat, Cuanki cocok dimakan di cuaca Bandung yang adem. Kesegaran kuahnya juga menjadikan Cuanki cocok dimakan saat siang hari. Bagi kalian yang ingin mencari Cuanki tidak akan susah karena penjualnya banyak ditemui di warung pinggir jalan. Namun selain itu, ada juga satu area khusus yang populer sebagai pusatnya Cuanki yaitu di daerah Jalan Serayu.

8. Nasi Tutug Oncom

Tutug Oncom
Tutug Oncom – via detikFood

Seperti namanya, Nasi Tutug Oncom adalah perpaduan antara nasi dengan oncom. Kolaborasi kedua bahan makanan ini ternyata sangat nikmat. Nasi yang cenderung hambar akan menjadi kaya rasa dan tekstur setelah ditambahkan oncom. Tak ketinggalan, sambal cabai adalah pendamping paling cocok untuk makanan ini.

Sebagai lauk, biasanya Nasi Tutug Oncom ditemani dengan tempe goreng, tahu, goreng, telur, dan ayam goreng. Tambahan sayur lalap juga bisa dipilih sebagai sumber serat. Tak ketinggalan, kerupuk yang renyah akan membuat hidangan ini semakin kaya.

9. Nasi Timbel

Nasi Timbel
Nasi Timbel

Nasi Timbel adalah makanan khas Bandung berupa satu paket hidangan yang terdiri dari nasi putih dan lauk. Hal yang menjadikannya sangat tradisional adalah Nasi putih hangatnya yang dibungkus dengan daun pisang sehingga aroma harum khas akan tercium ketika membukanya. Selain itu, sambal goreng khas Sunda juga menjadi penambah nikmat makanan ini.

Lauknya sendiri sangat beragam sesuai pilihan. Umumnya Lauk untuk Nasi Timbel adalah ayam goreng atau bakar, tahu, tempe, sayur asem, dan pepes ikan. Tak ketinggalan, elemen yang wajib ada selain sambal goreng yaitu lalapan berupa selada, daun kemangi, kol, dan timun.

Baca   Lem Tembak Terbaik yang Bisa Anda Gunakan Sehari-Hari

10. Siomay

Siomay
Siomay – via dev.cariresep

Tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia, Siomay layak menjadi makanan khas Bandung yang paling populer dan paling mudah digemari. Makanan ini biasa dijadikan makanan ringan atau jajanan karena penjualnya banyak yang menggunakan gerobak.

Siomay sendiri adalah olahan daging ikan dan tepung sagu yang dikukus. Setelah matang, Siomay disiram dengan saos kacang yang gurih. Tidak hanya siomaynya saja, seporsi somay juga bisa ditambah bahan lain seperti tahu, telur, kentang, kol gulung, hingga pare. Untuk menambah rasa, sajian Siomay bisa ditambah kecap, sambal, dan perasan jeruk nipis.

11. Batagor

Batagor
Batagor – via TribunStyle

Mirip dengan Siomay, Batagor juga menjadi makanan khas Bandung yang mudah dijumpai di hampir seluruh kota di Indonesia. Batagor sendiri adalah singkatan dari Bakso Tahu Goreng. Ini artinya, Batagor terbuat dari adonan bakso dengan campuran ikan tenggiri dan tepung tapioka serta tahu. Berbeda dengan siomay yang dikukus, Batagor akan digoreng sebelum dihidangkan.

Cara menghidangkannya juga sama seperti Siomay yaitu disiram dengan saos kacang. Tambahan lain seperti kecap, saos sambal, dan perasan jeruk nipis juga bisa diberikan untuk memperkaya cita rasa. Di Bandung, Batagor tidak hanya dijual di gerobak tetapi juga bisa di jumpai di warung makan atau restoran.

12. Gehu Jeletot

Gehu Jeletot
Gehu Jeletot – via theboxsceneproject

Pecinta pedas lagi-lagi akan dimanjakan dengan makanan khas Bandung satu ini, Ya, Gehu Jeletot adalah makanan ringan berupa tahu isi yang terkenal karena tingkat kepedasannya yang ekstra. Isian tahunya sendiri adalah potongan sayur seperti kol dan wortel. Ada juga yang menambahkannya dengan bihyn serta suwiran daging ayam. Isian ini diaduk dan diberi bumbu cabai halus untuk kemudian dimasukkan ke bagian tengah dari Tahu yang sudah dibelah tengahnya. Kemudian tahu dibalut dengan tepung untuk kemudian digoreng.

Renyahnya kulit tepung di bagian luar, lembutnya tahu putih, dan lumernya isian dalam tahu adalah kolobarsi tekstur yang sangat nikmat. Rasa isiannya yang pedas juga diimbangi dengan gurihnya rasa tahu dan tepung pembalutnya. Gehu Jeletot sangat cocok dijadikan cemilan sore untuk dimakan bersama teh atau kopi.

13. Colenak

Colenak
Colenak – via mommiesdaily

Makanan Khas Bandung kerap kali menggunakan singkatan untuk menjadi namanya. Begitupun Colenak yang merupakan akronim dari Cocol Enak. Ini merupakan Makanan Khas Bandung yang kabarnya sudah ada sejak tahun 1930-an. Colenak adalah tape peyeum khas Sunda yang dibakar lalu disiram dengan gula merah cair. Semakin gurih karena akan ditambah pula toping berupa parutan kelapa.

Seperti namanya, Colenak memang enak untuk disantap. Rasa tape yang khas, bercampur manisnya gula, dan gurihnya kelapa parut menjadi kolaborasi yang nikmat dilidah. Tak heran jika Colenak biasanya disantap sebagai cemilan sore hari.

14. Combro

Combro
Combro – via sipendik.com

Lagi-lagi berasal dari singkatan, Combro adalah akronim dari Oncom di jero. Jero artinya dalam, jadi Oncom di jero berarti oncom yang berada di dalam. Oncom tersebut berada di dalam bahan yang terbuat dari parutan singkong yang dibentuk bulat. Bahan parutan singkong yang sudah dibulatkan tersebut lalu bagian dalamnya diisi oncom yang sudah dibumbui. Kemudian, Combro digoreng sampai kecoklatan.

Rasa Combro terbilang unik dengan tekstur yang khas. Rasanya gurih di luar dan sensasi pedas di dalamnya. Rasa pedas ini berasal dari bumbu oncomnya yang menggunakan cabai. Sedangkan teksturnya sedikit garing karena gorengan di bagian luar, lembut di bagian bahan singkong, dan lumer di bagian isian oncom.

15. Misro

Misro
Misro – via resepkoki

Tak lengkap jika membahas Combro tanpa memasukkan Misro. Kedua makanan khas Bandung ini ibarat saudara karena selalu bersandingan. Dimana dijual Combro, maka biasanya juga dijual Misro. Hal ini karena bahan dasarnya sama yaitu Singkong parut. Bedanya, Misro berisikan gula merah sehingga rasanya manis. Itulah kenapa namanya Misro yang merupakan singkatan dari amis (manis dalam bahasa Sunda) di jero.

Baca   Sepatu Futsal Terbaik untuk Teman Olahraga

Proses pembuatan dan pengolahan Misro juga sama dnegan Combro. Kelapa parut dibentuk bulat dan diberi isian yang dalam hal ini gua merah. Lalu Misro di goreng sampai berwarna kecoklatan. Misro akan nikmat jika disantap selagi hangat.

16. Cilok

Cilok
Cilok – via berrykitchen

Makanan Khas Bandung ini  sangat mudah dijumpai sebagai jajanan di Kota Bandung. Cilok alias aci di colok adalah makanan ringan berbahan dasar aci atau tepung kanji yang dibentuk bulat kecil lalu direbus atau dikukus. Kenyalnya aci rebus ini diberi saos kacang dan dimakan dengan cara di colok menggunakan lidi.

Cilok memang makanan yang cukup sederhana sehingga biasanya dijumpai di dekat sekolah untuk jajanan. Tapi seiring waktu, Cilok juga bertransformasi menjadi kudapan kekinian. Cilok kini tak hanya direbus tapi juga dibakar untuk memberi efek khas hangus bakaran. Selain itu, saos kacang yang biasa digunakan kini ada yang diganti dengan saos mayonese atau saos sambal. Bagian dalamnya pun ada yang diberi isian seperti daging cincang.

17. Cimol

Cimol
Cimol – via cookpad

Jika ada Cilok, ada juga Cimol. Cimol yang merupakan singkatan aci diemol ini juga berbahan dasar tepung kanji. Sama seperti Cilok, bahan aci untuk Cimol juga dibentuk bulat kecil. Bedanya, Cimol dimasak dengan cara digoreng sehingga lebih garing namun tetap kenyal. Perbedaan lainnya ada pada bumbunya yaitu Cimol menggunakan bumbu bubuk aneka rasa, dari yang asin, pedas, hingga rasa kekinian seperti keju dan barbeque. Karena bahan dan pengolahannya sederhana, Cimol  termasuk salah satu Makanan Khas Bandung yang lumrah dijumpai di kota lain.

18. Cireng

Cireng
Cireng via resepkoki

Masih tentang bahan aci, kali ini ada Cireng alias aci di goreng. Sama sederhananya seperti Cilok dan Cimol, Makanan Khas Bandung yang sederhana ini juga berbahan dasar aci yang dicampur terigu, garam, merica, bawang putih, daun bawang, dan air. Bahan ini diuleni lalu dibentuk pipih dan digoreng.

Seiring zaman, Cireng juga dimodifikasi dengan menambah isian di dalamnya. Biasanya isi yang digunakan adalah sosis, keju, suwiran ayam, atau daging cincang. Sensasi alot atau kenyal dari Cireng sangat nikmat dimakan saat masih hangat. Cara memakannya pun bisa langsung atau ditambah sambal atau saos kecap.

19. Surabi Bandung

Surabi
Surabi – via dolandolen

Surabi masuk sebagai jajaran Makanan Khas Bandung yang berhasil bertahan di tengah hadirnya aneka makanan kekinian. Hal ini lantaran Surabi terbilang makanan yang mudah divariasikan melalui topingnya. Surabi yang berbahan dasar tepung ini awalnya hanya dimakan begitu saja. Rasanya yang gurih semakin terasa aroma khasnya lantaran dimasak di tungku tanah liat. Tetapi sekarang, Surabi sudah diberi aneka toping, dari sekedar susu, meses, kacang, pisang, selai buah, keju, hingga durian. Variasi ini juga menjadikan Surabi bisa dinikmati oleh berbagai kalangan usia.

20. Rujak Cuka

Rujak cuka
Rujak cuka – via resepnusantara

Mirip dengan asinan buah, Rujak Cuka bisa menjadi alternatif untuk menikmati makanan yang segar. Rujak Cuka yang merupakan Makanan Khas Bandung ini terbuat dari aneka macam sayuran dan buah-buahan yang dipotong kecil. Bahan ini lalu diberi kuah berupa air cuka yang sudah ditambah bumbu cabai. Rasanya tentuk saja asam pedas serta segar karena menggunakan buah dan sayur.

Leave a Comment