Prinsip Ekonomi – Pengertian, Tujuan, Ciri – Ciri Lengkap Beserta Contohnya

PRINSIP EKONOMI – Prinsip kerja ekonomi sepertinya tidak akan pernah terlepaskan dari kehidupan dalam memenuhi kebutuhan sehari – hari kita.

Contohnya, saat kita membeli barang, saat kita menabung di sebuah bank, atau saat kita akan membayar hutang. Dalam pelaksanaan hal hal itu, ada prinsip ekonomi yang dijadikan panduan dalam menjalankan kegiatan ekonomi tersebut.

Kata ekonomi (economy) berasal dari bahasa Yunani, yang memiliki arti “one who manages a household” atau “pengelolaan rumah tangga”. Rumah tangga dan ekonomi ini memiliki banyak kesamaan, yaitu :

  • Barang apa saja dan berapa banyak produk yang akan dibuat ?
  • Siapa yang akan bekerja ?
  • Sumber daya apa yang akan digunakan dalam produksi itu ?
  • Pada tingkat harga berapa produk itu akan dijual ?

Tentunya, semuah hal tersebut harus ada yang bisa mengaturnya karena pengelolaan sumber – sumber daya dari suatu masyarakat sangatlah penting karena sumber daya itu bersifat langka. Maka, ilmu ekonomi lah yang akan membantu dalam mempelajari pengelolaan tersebut.

Ilmu Ekonomi ( Economics ) merupakan ilmu yang mempelajari bagaimana masyarakat mengelola sumber daya yang langka.

Para ekonom mempelajari kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat, yaitu :

  • Bagaimana masyarakat membuat sebuah keputusan
  • Bagaimana masyarakat berinteraksi satu dengan lainnya
  • Beragam kekuatan dan trend yang berpengaruh terhadap perekonomian secara keseluruhan.

Ilmu ekonomi ini menjadi hal yang penting untuk kita bisa melakukan kegiatan ekonomi. Prinsip – prinsip ekonomi ini lah yang akan menjadi landasan dalam menjalankan kegiatan ekonomi dari lingkup kecil hingga besar sekalipun.

Prinsip Ekonomi

https://www.angeloberlangieri.it/wp-content/uploads/2016/02/Gli-strumenti-finanziari-a-supporto-delle-pmi-InfoDay-UnionCamere-Liguria-Genova-Palazzo-della-Borsa-11-febbraio-2016-Angelo-Berlangieri-Pianeta-Turismo-UPA-Savona.jpg

angeloberlangieri.it

Sebelum menjelaskan lebih lanjut mengenai apa saja prinsip – prinsip ekonomi, anda juga harus memahami pengertian , tujuan dan ciri ciri dari prinsip – prinsip ekonomi tersebut.

Pengertian Prinsip Ekonomi

Prinsip ekonomi adalah panduan dalam kegiatan ekonomi untuk mencapai perbandingan rasional antara pengobanan yang dikeluarkan dan hasil yang diperoleh atau dalam artian mudahnya yaitu pengorabanan sekecil-kecilnya untuk memperoleh hasil semaksimal mungkin.

Prinsip ekonomi akan memberikan beberapa keuntungan kepada kita, yaitu :

  1. Keuntungan pertama adalah memaksimalkan keuntungan dimana mendapatkan hasil yang sebesar-besarnya
  2. Keuntungan kedua adalah meminimalkan kerugian dimana dengan pengorbanan yang sekecil-kecilnya.

Prinsip ekonomi ini akan berlaku dalam tiga kegiatan ekonomi yaitu produksi (Produsen), distribusi (distributor) dan konsumsi (konsumen). Berikut prinsip – prinsip ekonomi dan contohnya :

Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Produksi

Prinsip ekonomi dalam kegiatan produksi merupakan dasar dalam menghasilkan barang dan jasa sebanyak-banyaknya yaitu dengan biaya produksi dan pengorbanan tertentu.

Contoh penerapannya bisa dilakukan seperti berikut :

  • Membuka tempat usaha yang strategis yaitu dekat dengan bahan baku, tenaga kerja atau daerah pemasaran
  • Menggunakan tenaga kerja yang terampil dan berpengalaman
  • Menggunakan bahan baku yang berkualitas terbaik, namun bisa dibeli dengan harga yang paling murah.
  • Menggunakan sumber daya seperti modal, tenaga kerja, dan waktu dengan se-efisien mungkin.
  • Menggunakan mesin modern dengan produktivitas yang tinggi namun dengan biaya yang rendah
  • Menentukan harga untuk produk yang akan dijual dengan harga yang menguntungkan
  • Menentukan barang dan jasa yang akan dihasilkan.

Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Distribusi

Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Distribusi meliputi kegiatan yang dilakukan dalam penyaluran barang dan jasa dari produsen ke konsumen.

Contoh penerapannya bisa dilakukan seperti berikut :

  • Penyaluran barang dengan tepat waktu
  • Meningkatkan kualitas pelayanan
  • Memilih dan memakai sarana distribusi dengan harga murah
  • Membeli barang dari produsen secara langsung
  • Menyediakan barang dan jasa yang populer bagi konsumen
  • Membeli barang di produsen yang tepat
  • Menentukan lokasi perusahaan yang dekat atau berada diantara produsen dan konsumen

Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Konsumsi

Prinsip ekonomi dalam kegiatan konsumsi meliputi berbagai upaya dalam memperoleh kepuasaan sebesar – besarnya dari suatu barang atau jasa dengan pengorbanan dan penggunaan anggaran tertentu atau dengan harga semurah – murahnya.

Contoh penerapannya bisa dilakukan seperti berikut :

  • Membuat daftar barang yang dibutuhkan sesuai keperluan
  • Membeli barang dengan harga terjangkau atau relatif murah
  • Membeli barang yang bagus dan berkualitas
  • Memilih kualitas barang yang awet dan tahan lama sebelum membelinya
  • Mengadakan tawar menawar sebelum membeli barang untuk menekan harga
  • Mengendalikan pengeluaran dengan memperhatikan pendapatan kita yang sesuai kemampuan
Baca   Pengertian Sumber Daya Alam Berserta Jenis, Dampak, Dan Contohnya

Tujuan Prinsip Ekonomi

https://static.migomby.by/img/news/11451/main.jpg

static.migomby.by

Prinsip ekonomi dilakukan untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Berikut, ada beberapa tujuan prinsip ekonomi yang harus anda pahami :

  • Prinsip ekonomi untuk mencegah terjadinya pemborosan dalam kegiatan konsumsi.
  • Prinsip ekonomi untuk memperkecil adanya kerugian akibat dari sebuah kesalahan-kesalahan tertentu.
  • Prinsip ekonomi untuk mendapatkan keuntungan tertentu atau keuntungan semaksimal mungkin.
  • Prinsip ekonomi untuk mempergunakan modal dan kemampuan yang dimiliki.

Ciri – Ciri Prinsip Ekonomi

https://businessfirstfamily.com/wp-content/uploads/2016/03/start-forex-trading.jpg

businessfirstfamily.com

Seseorang yang akan atau telah menerapkan prinsip – prinsip ekonomi, memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  1. Bertindak Rasional

Seseorang yang melakukan suatu kegiatan atau tindakan ekonomi selalu berfikir dengan akal sehatnya. Bukan berdasarkan emosi serta hawa nafsu.

  1. Bertindak Ekonomis

seseorang yang melakukan suatu kegiatan ekonomi dengan segala perhitungan perhitungan yang cermat serta perencanaan yang matang.

  1. Bertindak Hemat

seseorang yang melakukan kegiatan ekonomi dengan dapat menghindari pemborosan yaitu mampu membeli barang atau jasa disesuaikan dengan kebutuhannya saja.

  1. Membuat Skala Prioritas

seseorang yang memenuhi kebutuhan dengan membuat urutan kebutuhan menurut tingkat kepentingannya dari yang sangat mendesak hingga hal – hal yang dapat ditunda.

  1. Bertindak menggunakan prinsip cost and benefit

seseorang dalam melakukan tindakan atau suatu kegiatan ekonomi selalu memperhitungkan biaya yang dikeluarkan serta apa saja manfaat yang diterima dari suatu tindakan atau kegiatan yang dilakukannya.

10 Prinsip Ekonomi

https://left.gr/sites/left.gr/files/l10dvahicy4guluisc4m.jpg

b-chief.org

Berikut 10 prinsip ekonomi oleh N. Gregory Mankiw yang merupakan salah satu landasan yang banyak digunakan dalam penerapan ilmu ekonomi, yaitu :

Orang menghadapi Trade off

Trade off berasal dari bahasa Inggris yang artinya pertukaran kondisi atau pergantian konsekuensi / akibatnya. Trade off adalah situasi dimana seseorang harus membuat keputusan terhadap dua hal atau lebih, mengorbankan salah satu aspek dengan alasan tertentu.

Trade off ini merupakan pengorbanan yang dilakukan untuk memperoleh aspek lain dengan kualitas yang berbeda. Artinya, dalam setiap pengambilan keputusan ekonomi, anda akan dihadapkan pada suatu pilihan, dimana pilihan yang satu mengorbankan pilihan yang lain.

Membuat keputusan menghadapkan kita pada pertukaran (trade off), merelakan sesuatu untuk tujuan tertentu.

Contohnya :

  • Saat anda akan berangkat kerja, jika anda memilih naik kendaraan pribadi, maka biaya untuk bensin sekitar 5.000, sedangkan jika naik angkutan umum akan keluar biaya sekitar 8.000. Dengan menggunakan kendaraan pribadi tentunya lebih banyak keuntungan, selain cepat waktu untuk sampai juga biaya lebih murah.
  • Sebagian orang yang tinggal di kota – kota besar saat libur gemar menghabiskan waktu luang mereka dengan berjalan – jalan untuk menyegarkan pikiran mereka, namun ada juga yang lebih memilih menghabiskan waktu libur untuk beristirahat dirumah.

Trade off yang dihadapi masyarakat adalah effisiensi, artinya masyarakat mendapatkan hasil optimal dari sumberdaya daya yang ada. Efficiency ini berlawanan dengan Equity.

Efficiency ini berarti masyarakat mendapatkan manfaat yang optimal atas penggunaan sumber daya yang langka. Sedangkan equity yaitu berarti manfaat dari sumber – sumber daya tersebut didistribusikan secara adil diantara anggota masyarakat.

Biaya adalah apa yang anda korbankan untuk mendapatkan sesuatu

Mengambil keputusan harus membandingkan biaya dan manfaat dari alternative yang akan dilakukan. Biaya suatu hal adalah seberapa besar yang kamu korbankan untuk mendapatkan itu. Biaya ini disebut juga dengan biaya kesempatan atau opportunity cost.

Opportunity Cost atau biaya kesempatan adalah seorang harus memilih salah satu pilihan dari beberapa pilihan yang ada. Biaya yang dikorbankan untuk mendapatkan pilihan yang kita inginkan.

Contohnya seperti Apakah memilih kuliah atau bekerja, apakah masuk kelas atau tidur dirumah, dll. Contoh kasusnya :

Pada hari sabtu, Setya dihadapkan pada dua pilihan yaitu mengikuti kegiatan seminar pelatihan atau pulang kampung. Jika Setya memilih pulang kampung, dia akan bahagia karena bisa melepas rindu karena bertemu dengan orang tua dan saudara-saudaranya.

Baca   5 Jenis Lapisan Atmosfer Dan Manfaatnya Bagi Manusia

Tetapi jika ia pulang kampung, Setya akan mengeluarkan biaya perjalanan sebesar Rp. 70.000,-. Sedangkan jika Setya mengikuti seminar pelatihan di kampus, ia akan mendapatkan banyak ilmu, pengalaman, dan teman baru. Biaya yang dikeluarkan Setya untuk mengikuti seminar sebesar Rp. 30.000,- .

Dalam situasi ini, jika Setya memilih untuk pulang kampung, maka Setya dianggap trade off yaitu memilih untuk pulang kampung, karena pilihan tersebut telah mengorbankan sesuatu yaitu dalam mengikuti kegiatan seminar pelatihan di kampus.

Sedangkan opportunity cost nya yaitu biaya yang digunakan untuk pulang kampung termasuk kebahagiaan bertemu dengan keluarga, karena pulang kampung merupakan kesempatan yang hilang dari kedua pilihan tersebut.

Orang rasional berpikir pada batas – batas / margin

Seorang berpikir secara rasional untuk mendapatkan keuntungan dan apa yang menjadi kerugian dari kesempatan yang dipilih. Orang membuat keputusan dengan cara membandingkan keuntungan marginal dan biaya marginal.

Margin disebut sebagai batas, artinya orang akan mempertimbangkan perubahan marginal dan tidak melupakan, setiap hal memiliki batas. Pembuat keputusan yang rasional akan mengambil suatu tindakan jika marginal benefit dari tindakan itu lebih besar dari marginal costnya.

Contoh kasusnya :

Sebagai seorang pengusaha, Pak Anton memiliki tabungan di bank yang lumayan banyak. Tabungan tersebut merupakan hasil kerja keras Pak Anton dari awal merintis perusahaan. Perusahaan Pak Wahyu merupakan perusahaan yang mengutamakan profit.

Pada suatu hari, Pak Anton dihadapkan pada dua pilihan, yaitu membeli mesin produksi yang baru untuk meningkatkan produktivitas perusahaan, atau menggunakan tabungannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menikmati liburan bersama keluarga.

Pak Anton lebih memilih untuk mengorbankan tabungannya untuk membeli mesin yang baru, guna mendongkrak produktivitas perusahaan sehingga mendapatkan profit yang  semakin tinggi. Pilihan Pak Anton ini disebut Marginty, karena lebih memilih profit.

Orang tanggap dalam insentif

Perubahan marginal dalam cost dan benefits, memotivasi seseorang untuk meresponnya. Artinya, ia tanggap terhadap insentif. Insentif adalah sesuatu kemungkinan untuk mendapatkan hadiah atau hukuman sehingga bisa membujuk seseorang untuk bertindak.

Dalam ilmu ekonomi, prinsip insentif merupakan hal yang sangat krusial. Keputusan untuk memilih alternative dari yang ada terjadi ketika keuntungan marginal (marginal benefits) dari pilihan tersebut lebih besar dibandingkan biaya marginal (marginal cost) nya.

Pengetahuan mengenai insentif dan apa reaksinya terhadap insentif tersebut sangat penting untuk mengetahui kerja dan gerakan pasar, juga bagi para pembuat kebijakan. Seorang biasanya akan lebih aktif jika mendapatkan keuntungan tambahan dari apa yang dikerjakan.

Contohnya :

  • Bintang bola basket LA Lakers memilih untuk tidak kuliah dan bergabung dengan NBA, ketika lulus SMA dengan nilai kontrak $10 juta.
  • Ketika harga daging sapi naik, kebanyakan orang akan cenderung lebih memilih daging ayam untuk dibeli, karena harganya lebih murah. Pada waktu yang sama, pedagang daging sapi akan menjual daging sapi lebih banyak dari biasanya karena dia tahu bahwa dia akan mendapat keuntungan yang lebih tinggi.

Perdagangan menguntungkan semua pihak

Perdagangan menyebabkan seseorang atau sesuatu berspesialisasi dalam keahlian mereka. Perdagangan yang dimaksud yaitu apabila satu pihak lebih unggul memproduksi suatu barang maka itu akan disebut sebagai keunggulan, dan pihak kedua memiliki keunggulan yang lain.

Memiliki keunggulan produksi barang yang berbeda dengan pihak pertama sehingga pihak pertama melakukan konsentrasi pada barang yang diungguli, dan sama hal dengan pihak kedua, sehingga mereka mendapatkan keuntungan dari jual beli antar pihak pertama dan pihak kedua.

Contohnya :

Suatu negara akan memproduksi sesuai kemampuan yang paling optimal (biaya produksi rendah, kemampuan produksi tinggi, kualitas bagus ) yang dimiliki, lalu menjualnya ke negara lain yang tidak optimal memproduksi dan menghasilkan barang tersebut.

Maka negara tersebut akan membeli dari negara lain yang memproduksi lebih optimal. Perdagangan antara dua negara tersebut akan menguntungkan keduanya.

Pasar adalah tempat yang baik mengorganisasikan kegiatan ekonomi

Suatu ekonomi pasar adalah ekonomi yang mengalokasikan sumberdaya melalui keputusan desentralisasi dari beberapa perusahaan dan rumah tangga, sebagai hasil interaksi mereka pada pasar barang dan jasa.

  • Rumah tangga memutuskan harus membeli apa dan bekerja pada siapa.
  • Perusahaan memutuskan siapa yang akan dipekerjakan dan barang apa yang akan diproduksi.
Baca   15 Seni Kerajinan dari Kayu Unik Untuk Beragam Kegunaan

Rumah tangga dan perusahaan saling berinteraksi di pasar, dimana harga dan kepentingan-kepentingan pribadi rumah tangga atau perusahaan mempengaruhi dan memandu keputusan-keputusan yang mereka buat.

Pasar merupakan tempat dimana rumah tangga (konsumen) dan perusahaan (distributor atau produsen) saling berinteraksi, tawar menawar nilai atau harga suatu barang.

Observasi dari Adam Smith: Rumah tangga dan perusahaan berinteraksi di pasar seolah-olah mereka diatur oleh “invisible hand” :

  • Rumah tangga dan perusahaan memutuskan apa yang harus dibeli dan dijual berdasarkan harga. Biaya sosial dari tindakan mereka sudah termasuk di dalam harga.
  • Konsekuensinya: harga mengarahkan pengambil keputusan untuk memperoleh hasil yang cenderung memaksimumkan kesejahteraan sosial.

Pemerintah terkadang mampu meningkatkan hasil – hasil dari pasar

Kegagalan pasar akan terjadi ketika pasar gagal mengalokasikan sumberdaya secara efisien.

Ketika pasar mengalami kegagalan pemerintah dapat ikut campur atau melakukan intervensi di bidang ekonomi yaitu untuk mencapai efisiensi dan pemerataan.

Kegagalan pasar ini disebabkan oleh :

  • Eksternalitas : suatu akibat/efek dari tindakan seseorang atau perusahaan terhadap kesejahteraan orang atau pihak lain.
  • Kekuatan pasar : kemampuan dari seseorang atau satu perusahaan tertentu untuk mempengaruhi harga pasar.

Contoh :

Contoh kasus yaitu dimana banyak perusahaan yang bangkrut dan terjadi kegagalan pasar. Dalam kasus ini, Pemerintah bisa turun tangan untuk menyelamatkan perusahaan tersebut dari kebangkrutan, dan menjaga kelancaran produksi sekaligus meminimalisir angka pengangguran.

Pemerintah dalam melakukannya dengan cara melakukan buyout, atau pembelian / pengambil alihan sebuah perusahaan oleh pemerintah.

Standar hidup suatu negara bergantung pada kemampuannya menghasilkan barang dan jasa

Standar kehidupan suatu negara berbanding lurus dengan kemampuannya untuk menghasilkan barang dan jasa yang tinggi maka standar kehidupan negara itu tergolong tinggi dan juga sebaliknya. Standar hidup dapat diukur melalui beberapa cara :

  • Dengan membandingkan pendapatan pribadi / negara
  • Dengan membandingkan total nilai pasar dari produksi suatu negara.

Tingkat pertumbuhan produktivitas suatu negara akan menentukan tingkat pertumbuhan pendapatan rata-ratanya dan hampir semua keragaman standar hidup dapat dijelaskan oleh perbedaan produktifitas antar negara.

Contoh :

Jepang merupakan negara yang terkenal dalam bidang teknologi. Namun tidak hanya pada teknologi saja, akan tetapi Jepang juga unggul dalam bidang industri. Jepang memiliki kemampuan menghasilkan barang yang berkualitas dan kuantitas yang banyak.

Hal tersebut terjadi dikarenakan Jepang memiliki kemampuan dalam bidang teknologi.

Jepang dapat menjadi negara maju bahkan terus berkembang karena kemampuannya menghasilkan produk yang memiliki nilai plus dalam hal kuantitas dan kualitas.

Harga naik ketika pemerintah mencetak terlalu banyak uang

Inflasi merupakan peningkatan tingkat harga secara keseluruhan pada suatu ekonomi. Salah satu penyebabnya adalah penambahan jumlah uang. Ketika pemerintah mencetak terlau banyak jumlah uang maka nilai uang tersebut akan jatuh dan harga barang akan naik.

Contoh :

Hiperinflasi yang terjadi di Zimbabwe, hingga terbit uang kertas tertuliskan 10 miliyar. Kini, setelah mengalami 3 kali devaluasi (penurunan nilai mata uang) sejak 2006. Dolar Zimbabwe dinyatakan tidak berlaku lagi, yang berlaku malah mata uang internasional di negara tersebut.

Masyarakat menghadapi tradeoff jangka pendek antara inflasi dan tingkat pengangguran

Kurva Phillips menggambarkan hubungan tradeoff antara inflasi dan tingkat pengangguran, yaitu semakin tinggi tingkat pengangguran semakin rendah laju inflasi. Kurva ini menandakan bahwa tingkat pengangguran yang rendah dapat diperhatikan dengan mendorong laju inflasi.

Akan tetapi tradeoff tersebut berlaku untuk jangka pendek.

Contoh :

Laju inflasi akan selalu dapat diturunkan dengan membiarkan terjadinya kenaikan angka pengangguran atau bisa disebut juga trade off antara inflasi dengan pengangguran.

Demikianlah, penjelasan prinsip-prinsip ekonomi yang bisa anda ketahui, semoga bermanfaat dan terima kasih.

Baca juga tentang dampak pemanasan global terhadap banyak kehidupan dan ekonomi…

Leave a Comment